Senin, 12 Juni 2017

Peluang Bisnis Kuliner Bakso Ikan Ala Gerobak

Peluang Bisnis Kuliner Bakso Ikan Ala Gerobak
Bisnis bakso ikanIni baru peluang bisnis. Siapa yang tidak kenal dengan kuliner bakso? Makanan yang umumnya berbentuk bulat-bulat ini sangat mudah ditemui di mana saja di seluruh pelosok Indonesia. Bakso yang disajikan dalam mangkuk dilengkapi dengan mie kuning atau bihun dan pelengkap lainnya kemudian disajikan dalam keadaan panas membuat kuliner ini banyak digemari masyarakat.
Jenis bakso ada beberapa macam, diantaranya adalah bakso daging sapi, bakso ikan, bakso ayam dan lain sebagainya. Namun yang akan kita bahas kali ini adalah tentang peluang bisnis kuliner bakso ikan.
Tingginya para pecinta bakso ikan membuat bisnis bakso ikan tidak ada matinya dan selalu bisa tumbuh dan berkembang dengan besar sehingga banyak sekali pelaku bisnisnya. Tahun ini, prospek bisnis bakso ikan sangat berpotensi bagus bagi siapa saja yang ingin menekuninya. Bakso ikan juga bisa dijajakan dengan beberapa cara seperti menggunakan gerobak dorong, mangkal di satu tempat atau di jual di restoran besar.
Konsumen
Bakso ikan banyak disukai oleh masyarakat luas dari berbagai kalangan baik menengah atas maupun menengah ke bawah dan berbagai usia dari anak-anak hingga orang tua. Selain rasanya yang gurih, lezat dan selalu disajikan dalam keadaan panas, kuliner bakso ikan ini juga sangat mudah ditemui di pinggir-pinggir jalan. Yang paling penting disini adalah harga untuk makanan ini sangat terjangkau sehingga mudah didapatkan.
Memulai Bisnis
Peluang bisnis bakso ikanMemulai bisnis bakso ikan tentu perlu melakukan proses produksi bakso ikan sendiri. Hal itu dilakukan untuk menghemat modal usaha, kualitas dan bisa menyesuikan rasa bakso ikan sesuai dengan keinginan. Bakso ikan yang dibuat sendiri oleh pelaku bisnis tentu akan menjadi ciri khas dari warung bakso Anda.
Bisnis kuliner bakso ini mudah dijumpai di berbagai tempat, sehingga pelaku bisnis bisa menjual bakso ikan di sekitar rumah, di pasar, di pinggir jalan, di pusat kota dan di tempat-tempat lainnya yang ramai dikunjungi orang.
Peralatan yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis bakso ikan pun tidak begitu sulit, pelaku bisnis hanya membutuhkan gerobak atau etalase, peralatan memasak dan juga peralatan untuk makan. Yang tidak boleh ketinggalan adalah menyediakan tempat yang nyaman dan bersih untuk makan bakso ikan, dilengkapi dengan meja serta kursi.
Resep Membuat Bakso Ikan
Bahan-bahan
  • Daging ikan tenggiri tanpa duri 1kg
  • Tepung kanji 250 gram
  • Telur ayam 5 butir (putih telurnya)
  • Daun bawang yag dirajang halus
  • Air es 100 cc
  • Minyak goreng 5 sendok teh
Bumbu Bakso Ikan
  • 2,5 sendok teh merica bubuk
  • 10 siung bawang putih yang dihaluskan
  • 3 sendok teh kecap asin
  • 3 sendok teh garam halus
  • Penyedap rasa (bila suka)
Pelengkap Bakso Ikan
  • Mie kuning
  • Bawang goreng
  • Saos sambal
Bahan dan Bumbu Kuah Bakso Ikan
  • Air
  • Bawang putih goreng
  • Daun seledri secukupnya
  • Daun bawang secukupnya
  • Merica
  • Garam
Cara Membuat Bakso Ikan
  1. Campurkan daging ikan tenggiri tanpa tulang yang telah dihaluskan dengan air es dan putih telur kemudian aduk rata. Masukkan minyak beserta bumbu-bumbu bakso serta daun bawang, lalu aduk hingga semua adonan tercampur rata.
  2. Masukkan tepung sedikit demi sedikit sambil diuleni dan adonan menjadi kalis serta tercampur rata. Lalu sisihkan.
  3. Panaskan air dengan api yang kecil. Ambil adonan bakso ikan teggiri yang telah jadi tadi kemudian genggam dan bentuk menjadi bulatan-bulatan. Caranya dengan menekan ibu jari dan juga telunjuk. Masukkan adonan yang telah dibentuk bulat ke dalam panci yang telah berisi air panas, lakukan terus hingga semua adonan habis dibentuk bulat. Rebus bakso ikan hingga matang dan mengapung menggunakan api yang lebih besar.
Cara Membuat Kuah Bakso Ikan : Rebus air secukupnya kemudian tambahkan dengan semua bumbu yang telah disiapkan, rebus hingga mendidih kemudian matikan api dan taburkan dengan bawang putih goreng di atasnya. Sajikan bakso ikan dengan kuah bakso selagi masih panas beserta bahan pelengkap lainnya.
Keuntungan Bisnis
Bisnis bakso ikan ala gerobakModal usaha yang dibutuhkan pelaku bisnis untuk memulai bisnis kuliner ini tidaklah besar. Apalagi peluang bisnis bakso ikan peminatnya cukup banyak, baik dari kalangan anak-anak sampai orang tua. Rasanya yang enak dan gurih, harganya yang relatif murah dan mudah dijumpai dimana saja membuat kuliner ini banyak digemari orang dan menjanjikan  keuntungan besar bagi pelaku bisnisnya.
Tidak hanya itu saja, bakso ikan juga merupakan salah satu kuliner yang mengandung gizi tinggi dan juga rendah lemak sehingga para penikmatnya tidak akan ragu dan takut mengkonsumsinya dengan sering.
Hambatan Bisnis
Bisnis kuliner bakso ikan ini memiliki tingkat resiko yang terbilang rendah. Resikonya jika bakso ikan tidak laku terjual maka dapat diatasi dengan menyimpan bakso ke dalam lemari es atau frezer. Tentunya dengan batas waktu tertentu agar cita rasa bakso ikan tidak berubah. Kenaikan bahan baku juga terkadang mempengaruhi pengusaha kecil kuliner bakso ikan ala gerobak ini.
Selain itu, bisnis kuliner bakso ikan ini juga sangat rentan terhadap isu seperti penggunaan bahan baku ikan busuk, menambahkan bahan pengenyal dan pengawet ke dalam adonan yaitu formalin atau boraks dan lain sebagainya. Kendala yang satu ini jika tidak segera diatasi maka dapat mengakibatkan penurunan omzet penjualan yang mengakibatkan kerugian.
Strategi Pemasaran
Pelaku bisnis dalam menjalankan bisnis bakso ikan juga membutuhkan strategi pemasaran untuk menambah dan meningkatkan jumlah penghasilan yang lebih besar. Pemasaran juga bermanfaat untuk kemajuan serta kesuksesan bisnis bakso ikan. Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan memasang spanduk di tempat usaha.
Selain itu, pelaku bisnis juga bisa membuat brosur dengan isi dan pemilihan gambar yang menarik sehingga ketika disebarluaskan banyak orang yang tertarik untuk mencoba bahkan berlangganan di warung bakso ikan milik Anda. Memanfaatkan situs jejaring sosial juga bisa Anda lakukan.
Kunci Sukses
Kunci sukses dalam menjalankan bisnis kuliner bakso ikan ini terletak pada cita rasa bakso ikan itu sendiri. Buatlah bakso ikan dengan resep yang bermutu tanpa menggunakan bahan pengawet atau pengenyal sehingga menghasilkan bakso ikan yang enak, bergizi dan sehat.  Perhatikan juga kualitas bahan baku yang digunakan untuk membuat bakso ikan, terutama ikan yang digunakan sebaiknya menggunakan ikan yang masih segar agar kualitas rasa yang dihasilkan memuaskan.
Analisa Ekonomi
Asumsi Pemakaian Alat
Masa pakai gerobak                                      3 tahun
Masa pakai peralatan masak (kompor, panci, ulekan, dll) 1 tahun
Masa pakai peralatan makan (piring, gelas, sendok)      1 tahun
Masa pakai kursi dan meja                               3 tahun

Investasi
Gerobak                                          Rp 2.000.000,00
Peralatan masak                                  Rp   400.000,00
Peralatan makan                                  Rp   300.000,00
Meja dan kursi                                   Rp   400.000,00+
Total Investasi                                 Rp 3.100.000,00

Biaya operasional bulanan
Biaya tetap :
Penyusutan gerobak 1/36 x Rp 2.000.000,00        Rp  56.000,00
Penyusutan peralatan masak 1/12 x Rp 400.000,00  Rp  33.400,00
Penyusutan peralatan makan 1/12 x Rp 300.000,00  Rp  25.000,00
Penyusutan meja dan kursi 1/36 x Rp 400.000,00   Rp  11.000,00
Sewa tempat jualan                               Rp 500.000,00 +
Total biaya tetap                                               Rp   625.000,00

Biaya tidak tetap :
Belanja bahan membuat bakso, bumbu dan pelengkap
Rp 250.000,00 x 30 hari                           Rp 7.500.000,00
Pembelian gas, listrik, keamanan, kebersihan, dll Rp   250.000,00+
Total biaya tidak tetap                                         Rp 7.750.000,00+
Total biaya operasional                                         Rp 8.375.000,00
Penerimaan bulanan :
Penjualan bakso 40 porsi x Rp 8.000,00 x 30 hari  Rp  9.600.000,00
Penjualan minuman 40 gelas x Rp 1.500 x 30 hari   Rp  1.800.000,00+
Total pemasukan bulanan            =             Rp 11.400.000,00

Keuntungan
Rp 11.400.000,00 – Rp 8.375.000,00  =              Rp 3.025.000,00
Sumber gambar :
1. http://sisisil.com/image/cache/data/Bakso-ikan-kuah_6714-777x337w.jpg
2. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiG5IX5BpkhQREPEiF1ywrt7pTeHWXe-JXy1sHuPqlTYHoPAUqTuhEXJPPxws8mpy-WNLZoojfp_MqCpnbh4qaDIZWL3J1Rg1B2VEH0SjVY2v6JLXVdzmD78W0O0AiIkAPkM4mSYXQhmCc/s1600-h/Cart14.jpg
3. http://olahanbandengtarakan.smartbisnis.net/assets/imagecache/product-ori/product-Mulya


Sumber artikel : http://bisnisukm.com/peluang-bisnis-kuliner-bakso-ikan-ala-gerobak.html

Senin, 17 Oktober 2016

Melihat Kampung Gurame di Kabupaten Tanggamus

Kampung Gurame, di kabupaten Tanggamus terdapat salah satu desa yang masyarakatnya cukup banyak berusaha membudidayakan ikan gurame.

Minggu, 16 Oktober 2016

Usaha Pengolahan Ikan Lele Asap di Kab Pringsewu

Pringsewu 14/10/2016
Pada hari jum'at lalu kami berkesempatan untuk berkunjung ke salah satu usaha pengasapan ikan lele di kabupaten Pringsewu tepatnya di Desa Fajar Agung. Pemilik Usaha bernama Bapak Ari Ansyah dengan ramah menyambut kami walaupun sebelumnya belum kenal.
foto diatas adalah produk olahan ikan lele asap yang sudah di kemas,
produk olahan ikan lele asap ini sebagian besar dipasarkan ke wilayah palembang dan sebagian lagi dipasarkan ke bandarlampung. jika saudara berkeinginan mencoba produk ini bisa di cari di toko oleh-oleh Yen Yen Teluk betung Bandar Lampung.

Rabu, 12 Oktober 2016

Potensi SDA untuk Perikanan di Kec Air Naningan

Pasar Ikan Higienis di Pelabuhan Perikanan Kalianda Kab Lampung Selatan


Pasar Ikan Higienis Kalianda, Lampung Selatan
Penyuluh Perikanan, beberapa waktu lalu tepatnya tangga 19/04/16 saya melaksanakan tugas dari untuk survey kegiatan sekolah lapang kelautan dan perikanan di wilayah kab pesawaran dan kab lampung selatan. pembahasan bukan mengenai sekolah lapang, tetapi mengenai pasar ikan.
setelah kami selesai melaksanakan tugas survey kami meluangkan waktu sejenak untuk mengunjungi pelabuhan perikanan kalianda, disini tampak hal berbeda yang belum saya lihat sebelumnya di pasar pasar ikan. di kawasan pelabuhan perikanan ini terdapat fasilitas pasar ikan higienis.
dari hasil pengamatan saya dan bisa juga dilihat di foto diatas, pasar ikan disini memang bersih, rapi tanpa genangan air kotor di lantai, kemudian komoditi ikan yang dijual disini juga cukup beragam. menurut saya pasar ikan higienis ini bisa menjadi referensi untuk pasar ikan di tempat lain. 

Pokdakan Harapan Makmur Desa Batu Tegi Kec Air Naningan Kab Tanggamus



Penyuluhan Perikanan Kab Tanggamus, 
Desa Batu Tegi, Kec Air Naningan/. di desa ini telah terbentuk kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) yang diberi nama Pokdakan Harapan Makmur pada tahun 2015 lalu yang bermakna kelompok ini memiliki harapan masa depan anggotanya akan lebih makmur dengan usaha perikananya, awalnya kegiatan budidaya ikan di desa ini sudah berlangsung cukup lama yang di usahakan oleh beberapa warganya, dari beberapa komoditi ikan air tawar yang pernah di budidayakan seperti lele, nila, gurame, mereka memilih ikan gurame sebagai kegiatan usahanya. hal ini di karenakan dari pengalaman yang telah mereka alami ikan gurame lah yang paling mudah dalam penjualanya. 
melihat kegiatan usaha dari beberapa warga yang sudah berhasil dengan hasil nyata panen ikan yang melimpah, membuat beberapa warga lainya tertarik untuk ikut melakukan usaha yang sama.  

dengan inisiatif dari beberapa warga yang memiliki usaha budidaya ikan, terpikirlah oleh mereka membentuk sebuah kelompok perikanan, yang kedepan para anggotanya bisa mendapatkan pembinaan dari petugas perikanan agar usahanya dapat berkembang dan terbantu baik dari segi teknis maupun managerial. 

Senin, 29 Juni 2015

Mengenal Ikan Sepat



MENGENAL IKAN SEPAT
Sepat rawa, Trichogaster trichopterus dari Prembun, Tambak, Banyumas
Klasifikasi
Sepat rawa, Trichogaster trichopterus
dari Prembun, Tambak, Banyumas
Kerajaan:
Filum:
Kelas:
Ordo:
Upaordo:
Famili:
Upafamili:
Genus:
Trichogaster
Bloch & Schneider, 1801

Sepat adalah nama segolongan ikan air tawar yang termasuk ke dalam marga Trichogaster, anggota suku gurami (Osphronemidae). Di Indonesia, ikan ini lebih dikenal sebagai ikan konsumsi, meskipun beberapa jenisnya diperdagangkan sebagai ikan hias.

Ikan yang bertubuh pipih jorong, dengan moncong runcing dan mulut kecil. Sisik kecil-kecil, bersusun miring, dalam aneka ukuran. Gurat sisi sempurna, bentuk tabung yang kadang-kadang agak lengkung. Sirip punggung (dorsal) terletak jauh ke belakang, namun berakhir agak jauh di depan sirip ekor. Sirip perut (ventral) berubah bentuk; sepasang jari-jari lunak yang pertama berubah menjadi alat peraba yang menyerupai cambuk panjang sepanjang badan, ditambah dengan sepasang duri pendek dan beberapa pasang jumbai pendek yang tak seberapa terlihat. Sirip dubur (anal) memanjang mulai dari di bawah dada hingga pangkal ekor. Sirip dada (pectoral) kurang lebih meruncing, sementara sirip ekor sedikit membagi[1].

Taksonomi
Sepat semula digolongkan ke dalam suku Belontiidae, bersama cupang dan kerabatnya. Akan tetapi sekarang suku ini telah digabungkan ke dalam suku Osphronemidae, yang juga mencakup gurami dan sepat kerdil (Colisa).
Marga Trichogaster berkerabat dekat dengan marga Colisa; anggota kedua marga ini sama-sama memiliki sirip perut berupa cambuk. Namun marga Trichogaster memiliki sirip punggung yang relatif lebih pendek, dan individu dewasanya berukuran jauh lebih besar daripada Colisa.[2]
Sebagaimana kerabat-kerabat dekatnya, yakni tambakan, betok, gurami, dan cupang, sepat tergolong ke dalam anak bangsa Anabantoidei. Kelompok ini dicirikan oleh adanya organ labirin (labyrinth) di ruang insangnya, yang amat berguna untuk membantu menghirup oksigen langsung dari udara. Adanya labirin ini memungkinkan ikan-ikan tersebut hidup di tempat-tempat yang miskin oksigen seperti rawa-rawa, sawah dan lain-lain.[3]
Jenis-jenisnya
Baik FishBase maupun Integrated Taxonomic Information System (ITIS) mendaftar empat spesies berikut ke dalam genus Trichogaster[4] [5]:
Satu jenis lagi dalam daftar FishBase, Trichogaster chuna (Hamilton, 1822), dimasukkan ITIS ke dalam marga Colisa sebagai Colisa chuna.[4] [5]

Kegunaan
Ikan sepat memiliki nilai ekonomi yang tinggi, terutama sebagai sumber protein di daerah pedesaan. Selain dijual dalam keadaan segar di pasar, ikan sepat kerap diawetkan dalam bentuk ikan asin, bekasam dan lain-lain, sehingga dapat dikirimkan ke tempat-tempat lain.
Beberapa daerah yang banyak menghasilkan ikan sepat olahan di antaranya adalah Jambi, terutama dari Kumpeh dan Kumpeh Ulu; Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan.[6][7]
Karena kegunaannya itu, sepat, terutama dari jenis T. pectoralis dan T. trichopterus, banyak diintroduksi ke mana-mana sebagai ikan konsumsi. Dan sebagai akibat kemampuan adaptasinya yang tinggi, ikan-ikan itu segera meliar dan berbiak di perairan bebas. Introduksi T. pectoralis ke Danau Tempe di Sulawesi tahun 1937 sedemikian berhasilnya, sehingga dua tahun kemudian ikan ini telah mendominasi 70% hasil ikan Danau Tempe[8].

Sumber : http://wikipedia.co.id